Rutan Ponorogo Gandeng DLH, Pengelolaan Sampah Warga Binaan Mulai Didorong Lebih Serius

PONOROGO, SINYALPONOROGO – Persoalan sampah tidak berhenti di luar tembok Rutan. Di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo, pengelolaannya mulai diarahkan menjadi bagian dari pembinaan sekaligus upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Langkah itu ditandai dengan kunjungan Karutan Ponorogo M. Agung Nugroho bersama jajaran ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo, Selasa (8/9/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana sinergi pengelolaan sampah di lingkungan Rutan, termasuk pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Konsep bank sampah menjadi salah satu skema yang dibicarakan untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih tertata.

Bukan sekadar urusan kebersihan. Program tersebut juga diarahkan menjadi ruang edukasi bagi petugas dan warga binaan agar terbiasa memilah sampah sesuai jenisnya dan memahami bahwa sampah memiliki nilai ketika dikelola dengan benar.

DLH Kabupaten Ponorogo menyatakan dukungannya dengan membantu penyediaan sarana pemilahan sampah, mulai dari organik, nonorganik hingga sampah medis.

Karutan Ponorogo M. Agung Nugroho menilai pengelolaan lingkungan merupakan bagian penting dari penyelenggaraan Rutan.

“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan Rutan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi warga binaan untuk membangun kebiasaan memilah dan mengelola sampah dengan baik,” ujarnya.

Sinergi Rutan Ponorogo dan DLH ini pada akhirnya bukan hanya tentang bagaimana sampah dibuang, tetapi bagaimana sampah dipilah, dikelola, dan menjadi bagian dari proses perubahan perilaku.

Dengan pendekatan tersebut, lingkungan Rutan diharapkan semakin bersih dan tertata, sementara warga binaan mendapatkan bekal sederhana namun penting: menjaga lingkungan sebagai bagian dari kebiasaan hidup ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.(Nang/Red).

0/Post a Comment/Comments

Sinyal Indonesia

Dilihat :