Imbal Hasil Tinggi Bikin Tergiur? BRI Trenggalek Ingatkan Warga Jangan Terjebak Investasi Bodong


TRENGGALEK, SINYALINDONESIA
— Tawaran investasi dengan imbal hasil tinggi kerap datang dengan kemasan yang menggiurkan. Keuntungan besar dalam waktu singkat, proses mudah, hingga klaim minim risiko menjadi sejumlah cara yang bisa membuat masyarakat tergoda menempatkan uangnya.

Namun di balik janji keuntungan tersebut, ada risiko yang perlu dicermati. Tidak sedikit modus penipuan investasi memanfaatkan ketidaktelitian calon korban dengan mencatut nama, logo, maupun identitas lembaga atau perusahaan yang sudah dikenal masyarakat.

Karena itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui Branch Office Trenggalek mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil keputusan ketika menerima tawaran investasi, khususnya yang menjanjikan keuntungan tinggi dan tidak wajar.

Branch Office Head (BOH) BRI Trenggalek, Ikhwan Beladdinilma, mengatakan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi sebenarnya merupakan hal positif. Namun, minat tersebut perlu dibarengi pemahaman yang cukup agar masyarakat tidak sekadar mengejar besarnya keuntungan.

Imbal hasil yang tinggi tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam berinvestasi. Namun sebelum menempatkan dana, masyarakat perlu memahami bagaimana investasi tersebut bekerja, risiko yang menyertainya, serta siapa pihak yang menawarkan produk tersebut. Dengan informasi yang utuh, keputusan investasi dapat diambil dengan lebih bijak,” ujarnya.

Jangan Terpesona Angka Keuntungan

Menurut BRI, salah satu hal yang patut menjadi perhatian adalah penawaran yang terlalu indah untuk menjadi kenyataan.

Imbal hasil tinggi dalam waktu singkat, keuntungan yang disebut pasti, atau tingkat pengembalian yang jauh di atas kewajaran seharusnya tidak langsung dipercaya. Justru, kondisi tersebut perlu menjadi alasan bagi calon investor untuk melakukan pemeriksaan lebih mendalam.

Masyarakat perlu mengetahui dengan jelas produk apa yang ditawarkan, bagaimana mekanisme investasinya, dari mana keuntungan diperoleh, serta siapa pihak yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan dana.

Legalitas pihak yang menawarkan dan otoritas yang mengawasi produk juga penting untuk diverifikasi.

Sebab, penggunaan nama, logo, atribut, atau identitas perusahaan maupun institusi tertentu tidak otomatis berarti penawaran tersebut benar-benar memiliki hubungan resmi dengan lembaga yang namanya dicatut.

Jangan Transfer Sebelum Verifikasi

BRI juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung melakukan transfer ketika menerima penawaran investasi dari pihak yang belum terverifikasi.

Begitu pula dengan data pribadi maupun informasi perbankan. Data tersebut tidak semestinya diberikan kepada pihak yang tidak jelas identitas dan kewenangannya.

“BRI mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi berbagai penawaran investasi, khususnya yang menawarkan imbal hasil tinggi. Dengan informasi yang memadai, masyarakat dapat mempertimbangkan pilihan investasi dengan lebih bijak,” kata Ikhwan.

Langkah sederhana seperti melakukan verifikasi melalui kanal resmi dapat menjadi benteng awal untuk menghindari kerugian.

Apabila terdapat penawaran yang mengatasnamakan BRI, masyarakat disarankan memastikan kebenarannya melalui kanal resmi BRI, bukan melalui nomor atau akun yang diberikan oleh pihak penawar.

Jika kemudian ditemukan indikasi penipuan atau penyalahgunaan nama dan identitas BRI, masyarakat diminta menyimpan bukti komunikasi maupun transaksi dan segera melaporkannya melalui kanal resmi BRI serta kepada pihak berwenang.

Investasi Bukan Sekadar Soal Untung Besar

Pesan yang ingin ditekankan BRI Trenggalek cukup sederhana: jangan menjadikan imbal hasil sebagai satu-satunya alasan untuk berinvestasi.

Di tengah semakin banyaknya pilihan investasi dan derasnya informasi di media sosial, kemampuan memilah informasi menjadi sama pentingnya dengan kemampuan mengelola uang.

Sebelum menempatkan dana, masyarakat perlu memahami produk, mengenali pihak yang menawarkan, memeriksa legalitas, mengetahui risiko, dan memastikan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

Sebab, dalam investasi, keuntungan memang menjadi tujuan. Tetapi memastikan uang tetap aman seharusnya menjadi pertimbangan pertama.

Untuk memperoleh informasi mengenai produk dan layanan BRI, masyarakat dapat mengakses kanal resmi BRI melalui situs bri.co.id, Instagram @bankbri_id, X @BANKBRI_ID, @kontakBRI dan @promo_BRI, TikTok @bankbri_id, Facebook dan YouTube BANK BRI, serta Contact BRI 1500017.

Masyarakat juga dapat menghubungi Asisten Virtual BRI Sabrina melalui WhatsApp di 0812-1214-017.(Nang/Red).

0/Post a Comment/Comments

Sinyal Indonesia

Dilihat :