Setetes Darah untuk Sesama: Rutan Ponorogo Tandai HBP ke-62 dengan Aksi Nyata


PONOROGO, SINYALINDONESIA
– Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 di Ponorogo tak berhenti pada seremoni. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo memilih langkah yang lebih membumi: donor darah sebagai wujud kepedulian sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Bertempat di Palang Merah Indonesia (PMI) Ponorogo, Jumat (10/4), jajaran pegawai Rutan bersama peserta magang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Sejak pagi, satu per satu peserta menjalani proses registrasi, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan mulai dari tekanan darah, berat badan hingga kadar hemoglobin (HB)—tahapan krusial untuk memastikan kelayakan donor.

Tak semua peserta lolos, namun hal itu tak menyurutkan semangat. Bagi yang memenuhi syarat, proses pengambilan darah berlangsung tertib di bawah pengawasan tenaga medis. Sementara yang belum memenuhi kriteria, tetap bertahan memberi dukungan, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat.

Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin. Di tengah kebutuhan darah yang kerap meningkat, terutama untuk pasien darurat dan penyakit tertentu, aksi donor darah menjadi kontribusi konkret yang tak tergantikan. Rutan Ponorogo, dalam momentum HBP ke-62, mencoba mengambil peran itu.

Kepala Rutan Ponorogo, M. Agung Nugroho, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemasyarakatan untuk hadir di tengah masyarakat.

“Ini bukan hanya peringatan, tapi refleksi. Kami ingin nilai kepedulian dan solidaritas benar-benar hidup di lingkungan kerja kami. Setetes darah yang disumbangkan hari ini, bisa menjadi harapan bagi orang lain,” ujarnya.

Lebih dari itu, donor darah juga menjadi medium membangun empati di internal pegawai. Dalam rutinitas kerja yang kerap padat, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa tugas pemasyarakatan tak hanya soal pembinaan warga binaan, tetapi juga tentang kontribusi kemanusiaan yang lebih luas.

Dengan langkah sederhana namun berdampak besar, Rutan Ponorogo menunjukkan bahwa peringatan HBP ke-62 bisa dimaknai lebih dalam: bukan sekadar seremoni, melainkan aksi nyata untuk sesama. (Nang/Humas).

0/Post a Comment/Comments

Sinyal Indonesia

Dilihat :