Rakercab PSHT Ponorogo Susun Program 2026–2030, Soroti Kesehatan, Humas hingga Pamter

Rakercab PSHT cabang Ponorogo pusat Madiun di padepokan 

PONOROGO, SINYALINDONESIA
– Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Ponorogo Pusat Madiun Indonesia mulai mematangkan arah organisasi untuk empat tahun ke depan. Melalui Rapat Kerja Cabang (Rakercab) 2026–2030, jajaran pengurus cabang, ketua ranting, hingga ketua komisariat menyusun sejumlah program kerja yang dinilai penting untuk memperkuat organisasi.

Rakercab digelar di Padepokan SH Terate Cabang Kabupaten Ponorogo, Sabtu (22/8/2026). Forum tersebut dihadiri Ketua Cabang Moh Qomarudin, Wakil Ketua I Mas Catur, Wakil Ketua II Mas Hamid, Wakil Ketua III Mas Ma’sum, Sekretaris Mas Marsudi, serta Ketua Dewan Mas Hasyim Ashari.


Peserta Rakercab dibagi dalam empat komisi. Masing-masing komisi membahas program sesuai bidangnya, mulai dari penguatan kegiatan organisasi di tingkat cabang, ranting, hingga komisariat.

Salah satu isu yang mendapat perhatian adalah bidang kesehatan. PSHT Ponorogo mendorong pembaruan sekaligus monitoring dan evaluasi standar operasional prosedur (SOP) penanganan cedera di setiap ranting. Kesiapan tenaga pendukung maupun sarana-prasarana juga menjadi bagian dari evaluasi.

Tak berhenti pada penanganan cedera, program kesehatan juga diarahkan pada upaya pencegahan melalui screening kesehatan berkala. Hasil pemeriksaan nantinya dicatat dalam rapor siswa sebagai bagian dari pemantauan kondisi kesehatan peserta didik.


Di bidang hubungan masyarakat, Rakercab merancang pelatihan editing video sederhana bagi seluruh humas ranting se-Kabupaten Ponorogo. Langkah ini diharapkan membuat publikasi organisasi lebih adaptif terhadap perkembangan media digital sekaligus memperkuat penyampaian informasi kepada masyarakat.

Sementara di sektor keamanan kegiatan, forum membahas penyegaran anggota Pamter. Penguatan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas serta sinergi dengan jajaran TNI dan Polri menjadi bagian dari upaya menciptakan kegiatan organisasi yang aman dan kondusif.

Dalam forum tersebut, Ketua Cabang PSHT Kabupaten Ponorogo juga memberikan arahan mengenai pemasangan produk hukum organisasi di setiap padepokan ranting dan komisariat.

Perintah pemasangan Pencatatan Perjanjian Lisensi Atas Merk Terdaftar dan Pakta Integritas di setiap padepokan ranting dan komisariat di seluruh Kabupaten Ponorogo, dan juga menolak adanya Parapatan Luhur yang akan diadakan di Padepokan Agung Madiun selain kepengurusan Ketua Umum Pusat Madiun Kang Mas Murjoko H.W.,” kata Ketua Cabang PSHT Kabupaten Ponorogo Pusat Madiun Indonesia.

Selain sejumlah agenda tersebut, setiap komisi juga menghasilkan program kerja lain yang akan menjadi pijakan organisasi selama masa bakti 2026–2030.

Rakercab ini pada akhirnya bukan sekadar forum menyusun agenda tahunan. Ia menjadi ruang untuk menerjemahkan arah organisasi ke dalam program yang lebih terukur—dari menjaga kesehatan siswa, memperkuat publikasi, hingga memastikan keamanan kegiatan.

Dengan program yang telah dirumuskan, PSHT Cabang Kabupaten Ponorogo berharap pelaksanaan organisasi di tingkat cabang, ranting, dan komisariat semakin terarah serta memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat.(Nang/Humas).

0/Post a Comment/Comments

Sinyal Indonesia

Dilihat :