PONOROGO, SINYALINDONESIA – Sebanyak 17 peserta Pemagangan Nasional Batch 2 Tahun 2026 memulai hari pertama mereka di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo, Senin (10/8). Kegiatan diawali dengan penyambutan oleh Kepala Rutan bersama jajaran, sebagai pintu masuk mengenal dunia pemasyarakatan dari dekat.
Dalam sambutannya, Kepala Rutan Ponorogo menekankan pentingnya kedisiplinan dan kemauan belajar selama menjalani masa magang. Ia menyebut, Rutan bukan sekadar tempat penahanan, tetapi juga ruang pembinaan yang menuntut integritas dan tanggung jawab tinggi dari seluruh petugas, termasuk peserta magang.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Belajar dari setiap proses, jaga sikap, dan pahami bahwa pemasyarakatan adalah bagian dari upaya membangun kembali manusia,” ujarnya.
Usai pengarahan, para peserta diajak menelusuri berbagai sudut Rutan untuk memahami alur kerja dan fungsi tiap bagian. Mereka mengunjungi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai garda depan layanan publik, blok hunian warga binaan, dapur, hingga area brandgang yang menjadi jalur pengamanan internal.
Tak hanya itu, peserta juga diperkenalkan pada bengkel kerja dan area ketahanan pangan, dua sektor yang menjadi bagian penting dalam program pembinaan kemandirian warga binaan. Di titik ini, peserta melihat langsung bagaimana aktivitas produktif dijalankan, mulai dari keterampilan kerja hingga pemanfaatan lahan untuk kebutuhan pangan.
Pengenalan lapangan ini memberi gambaran utuh bahwa sistem pemasyarakatan tidak semata berfokus pada pengamanan, tetapi juga pembinaan dan pemberdayaan. Para peserta pun diharapkan mampu menangkap dinamika tersebut sebagai bekal pengalaman sekaligus pembelajaran praktis.
Program Pemagangan Nasional Batch 2 Tahun 2026 di Rutan Ponorogo menjadi ruang belajar yang menghubungkan teori dengan praktik. Dengan adaptasi yang cepat dan keterlibatan aktif, para peserta diharapkan mampu menyerap nilai-nilai kerja pemasyarakatan serta memperkaya wawasan sebelum terjun ke dunia profesional.(Nang/Humas).

Posting Komentar