Delapan CPNS Rutan Ponorogo Resmi Jadi PNS di Surabaya


SURABAYA, SINYALINDONESIA
— Delapan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah mengikuti prosesi pengambilan sumpah/janji, Jumat (19/6/2026). Kegiatan ini digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur di halaman kantornya, Surabaya, dan diikuti CPNS dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur.

Prosesi tersebut menjadi penanda berakhirnya masa percobaan CPNS sekaligus awal dari tanggung jawab penuh sebagai aparatur sipil negara. Dalam sumpah yang diikrarkan, para pegawai berkomitmen menjalankan tugas dengan integritas, profesionalisme, serta menjunjung tinggi nilai dasar ASN BerAKHLAK.

Dari Rutan Ponorogo, delapan pegawai yang diambil sumpahnya terdiri dari satu tenaga kesehatan dan tujuh petugas pengamanan. Mereka adalah Amalia Ulfi, A.Md.Keb. sebagai Bidan Terampil, serta Adinda Ilham Cahya Yuana, Ahmad Maulana Jauhar Ibrahimi, Dhimas Arjuna Gusti Aryaputra Fuadi, Farhan Rizky Akbar, Mufti Akbar Suprobo, Muhammad Arif Hidayatullah, dan Muhammad Bachtiar Kurniawan sebagai Penjaga Tahanan.

Kepala Rutan Ponorogo, Muhammad Agung Nugroho, menegaskan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan ikatan moral yang harus diwujudkan dalam kinerja nyata.

“Ini adalah komitmen moral dan profesional. Saya berharap seluruh pegawai yang telah resmi menjadi PNS mampu meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun warga binaan,” ujarnya.

Menurut Agung, kehadiran pegawai baru yang telah definitif ini menjadi energi tambahan bagi Rutan Ponorogo dalam memperkuat fungsi pemasyarakatan, mulai dari aspek pelayanan, pembinaan, hingga keamanan dan ketertiban.

Momentum ini sekaligus menjadi refleksi bagi seluruh jajaran pemasyarakatan untuk terus mengedepankan profesionalisme dan tanggung jawab. Dengan sumber daya manusia yang semakin kuat, Rutan Ponorogo optimistis mampu menghadirkan layanan pemasyarakatan yang lebih humanis, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Pengambilan sumpah/janji PNS ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa setiap aparatur negara tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga secara etika dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.(Nang/Humas).

0/Post a Comment/Comments

Sinyal Indonesia

Dilihat :