
Kegiatan kurban bersama BRI Trenggalek
TRENGGALEK, SINYALINDONESIA – Momentum Idul Adha kembali dimaknai sebagai ruang memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial. Tak sekadar ibadah ritual, perayaan ini juga menjadi pengingat pentingnya berbagi dan menghadirkan manfaat nyata bagi sesama, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam semangat tersebut, BRI Region 13 Malang menyalurkan total 82 ekor sapi dan 630 ekor kambing kepada masyarakat dhuafa yang tersebar di 25 Branch Office di bawah supervisinya. Penyaluran ini berasal dari berbagai sumber, mulai dari partisipasi insan BRILiaN, Yayasan Baitul Maal (YBM) Brilian, Bapekis, hingga kontribusi melalui platform digital BRImo.
Branch Office Head BRI Trenggalek, Ikhwan Beladdinilma, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial BRI yang konsisten hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, Idul Adha menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan sosial sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong.
“Penyaluran hewan kurban ini tidak hanya tentang berbagi, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan. Kami melibatkan seluruh pekerja BRI di setiap unit kerja agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat secara luas,” ujarnya Ahad, 31/5/2026.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa komitmen BRI tidak berhenti pada layanan keuangan semata. Melalui program-program sosial seperti ini, BRI berupaya mengambil peran sebagai mitra pembangunan yang mendorong kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.
Distribusi hewan kurban tersebut diharapkan mampu membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, sekaligus meningkatkan asupan gizi, khususnya bagi keluarga prasejahtera. Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, bantuan ini menjadi bentuk intervensi sosial yang relevan dan berdampak langsung.
Melalui kegiatan ini, BRI juga berupaya memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat di Kabupaten Trenggalek. Ke depan, sinergi antara institusi dan warga diharapkan terus terjalin, tidak hanya dalam momentum hari besar keagamaan, tetapi juga dalam berbagai upaya pembangunan sosial lainnya.(Nang/Red).
Posting Komentar