TRENGGALEK, SINYALINDONESIA – Gejolak ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil, ditambah tekanan terhadap nilai tukar rupiah, mendorong masyarakat semakin berhati-hati dalam mengelola keuangan. Dalam situasi seperti ini, instrumen investasi yang aman dan relatif stabil kembali menjadi primadona. Salah satunya adalah emas.
Tren tersebut tercermin dari meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi logam mulia, khususnya melalui platform digital. Kemudahan akses dan fleksibilitas menjadi faktor utama yang mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam berinvestasi.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan fitur Tabungan Emas dalam super apps BRImo. Layanan ini memungkinkan masyarakat untuk membeli dan menyimpan emas secara digital dengan cara yang praktis, aman, dan terjangkau.
Hanya dengan nominal mulai dari Rp10 ribu, masyarakat kini sudah bisa mulai berinvestasi emas kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang ke kantor cabang atau gerai fisik.
Branch Office Head BRI Trenggalek, Ikhwan Beladdinilma, menilai fenomena ini sebagai indikasi meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang.
“Di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis, masyarakat mulai mencari instrumen investasi yang relatif aman dan mudah diakses. Tabungan Emas di BRImo hadir sebagai solusi praktis yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya Ahad, 31/5/2026.
Menurutnya, digitalisasi layanan keuangan turut berperan besar dalam mendorong inklusi keuangan, termasuk dalam hal investasi. Kini, masyarakat tidak lagi harus menunggu memiliki dana besar untuk memulai investasi.
Fitur Tabungan Emas di BRImo sendiri menawarkan sejumlah keunggulan, seperti transaksi secara real time, kemudahan dalam memantau saldo emas, hingga fleksibilitas pembelian sesuai kemampuan finansial pengguna.
“Investasi emas sekarang bisa dimulai secara bertahap. Ini penting untuk membangun kebiasaan finansial yang sehat dan berkelanjutan,” tambah Ikhwan.
Pengalaman serupa dirasakan Amalia, salah satu pengguna setia BRImo. Ia mengaku mulai rutin membeli emas secara digital karena prosesnya yang sederhana dan tidak memakan waktu.
“Saya pilih emas karena lebih stabil. Lewat BRImo juga praktis, tidak perlu ke mana-mana dan bisa menyesuaikan dengan kondisi keuangan,” tuturnya.
Bagi Amalia, fitur ini juga membantu dirinya lebih disiplin dalam menyisihkan penghasilan untuk investasi jangka panjang. Kemudahan akses melalui ponsel membuat aktivitas investasi menjadi bagian dari rutinitas keuangan sehari-hari.
Di sisi lain, BRI juga terus memperkuat edukasi literasi keuangan kepada masyarakat. Upaya ini bertujuan agar masyarakat tidak hanya tertarik berinvestasi, tetapi juga memahami pentingnya diversifikasi aset serta pengelolaan keuangan yang bijak.
Dalam lanskap ekonomi yang penuh ketidakpastian, emas kembali menunjukkan perannya sebagai “safe haven” atau aset lindung nilai. Dengan dukungan teknologi digital seperti BRImo, akses terhadap investasi ini kini semakin inklusif.
BRI optimistis, tren investasi emas digital akan terus tumbuh seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga stabilitas keuangan dan merencanakan masa depan secara lebih matang.(Nang/Humas).

Posting Komentar