Longsor Tutup Akses Antar Desa di Ngebel, Babinsa dan Warga Bergerak Cepat Buka Jalur


PONOROGO, SINYALINDONESIA
– Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngebel memicu tanah longsor di Dusun Ngrambing, Desa Sahang, Selasa (31/3/2026). Material longsoran sempat menutup total akses jalan penghubung antara Desa Sahang dan Dusun Ngrambing, membuat mobilitas warga terhenti sementara.

Kondisi tersebut tak dibiarkan berlarut. Babinsa Desa Sahang, Serda Eko S dari Koramil Tipe B 0802/19 Ngebel, langsung bergerak cepat begitu menerima laporan. Ia berkoordinasi dengan aparat desa dan masyarakat untuk melakukan kerja bakti membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.

“Curah hujan cukup tinggi kemarin, tanah tidak kuat menahan beban air sehingga terjadi longsor dan menutup akses jalan warga,” ujar Serda Eko.

Dengan peralatan seadanya, warga bersama TNI bahu-membahu menyingkirkan timbunan tanah dan material lainnya. Semangat gotong royong menjadi kunci utama percepatan penanganan di lokasi.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Dalam waktu relatif singkat, akses jalan yang sempat lumpuh akhirnya bisa kembali dilalui kendaraan maupun warga.

“Alhamdulillah, berkat sinergi semua pihak, jalan sudah bisa difungsikan kembali,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya di wilayah rawan longsor seperti Ngebel, untuk meningkatkan kewaspadaan saat intensitas hujan tinggi. Selain itu, peran cepat aparat teritorial bersama masyarakat terbukti efektif dalam menangani situasi darurat di lapangan.

Di tengah ancaman bencana alam, solidaritas warga Desa Sahang menunjukkan bahwa kekuatan gotong royong masih menjadi garda terdepan dalam menghadapi persoalan di daerah.(Nang/Humas).

0/Post a Comment/Comments

Sinyal Indonesia

Dilihat :