Cegah Ledakan dan Kebakaran, Polsek Sukorejo Amankan Bahan Petasan dari 11 Anak di Gelang Lor

Polsek Sukorejo amankan bahan petasan dan balon

PONOROGO, SINYALINDONESIA
– Upaya mencegah potensi ledakan dan kebakaran jelang Ramadan terus digencarkan jajaran Polsek Sukorejo. Rabu (4/3/2026), aparat mengamankan berbagai bahan pembuat petasan dan perlengkapan balon udara liar dari Dukuh Purwosari, Desa Gelang Lor, Kecamatan Sukorejo. Seluruh barang itu diserahkan secara sukarela oleh warga melalui perangkat desa.

Langkah cepat ini bermula dari keresahan para orang tua. Mereka curiga dengan paket-paket yang datang silih berganti melalui jasa kurir online. Setelah ditelusuri, belasan anak ternyata tengah berkumpul di sebuah rumah untuk meracik petasan sekaligus menyiapkan balon udara.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Sukorejo Agus Tri Cahyo Wiyono bersama Unit Reskrim, SPKT, dan Bhabinkamtibmas langsung turun ke lokasi. Sebanyak 11 anak didapati sedang beraktivitas. Alih-alih represif, polisi memilih pendekatan pembinaan di tempat.

“Kami lebih mengedepankan langkah pencegahan. Ini bukan sekadar soal pelanggaran hukum, tapi soal keselamatan jiwa,” tegas IPTU Agus Tri Cahyo Wiyono.

Dari lokasi, petugas mengamankan 500 gram bubuk petasan, 250 gram belerang, belasan selongsong berdiameter hingga 10 sentimeter, sumbu sepanjang dua meter, serbuk pigmen silver, peralatan rakitan, serta 10 potong plastik panjang lima meter yang diduga untuk bahan balon udara.

Menurut kapolsek, bahan-bahan tersebut dibeli secara patungan oleh anak-anak melalui marketplace. Fenomena ini, kata dia, menjadi alarm bagi orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas belanja daring anak.

Balon udara liar dan petasan memang kerap menjadi persoalan klasik di Ponorogo setiap memasuki bulan Ramadan hingga Lebaran. Selain rawan memicu kebakaran, balon udara tanpa pengaman bisa membahayakan penerbangan dan permukiman warga.

“Kami mengapresiasi keberanian orang tua dan perangkat desa yang segera melapor. Ini bentuk tanggung jawab bersama agar anak-anak tidak menjadi korban,” ujarnya.

Polsek Sukorejo memastikan patroli preventif akan ditingkatkan. Sosialisasi ke sekolah dan desa juga bakal digencarkan untuk menekan peredaran bahan peledak rakitan.

Langkah ini menjadi penegasan bahwa pencegahan lebih utama daripada penindakan. Di tengah euforia tradisi, keselamatan publik tetap menjadi prioritas.(Nang/Humas).

0/Post a Comment/Comments

Sinyal Indonesia

Dilihat :