PONOROGO, SINYALINDONESIA – Peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) tak sekadar menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat. Hal itu tercermin dalam kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang rutin dilakukan jajaran Kodim 0802/Ponorogo di wilayah binaan, Senin (13/04/2026).
Komsos menjadi instrumen penting dalam pembinaan teritorial. Melalui pendekatan ini, Babinsa hadir langsung di tengah masyarakat—mulai dari anjangsana, monitoring wilayah, penyuluhan, hingga pendampingan sektor pertanian dan kegiatan gotong royong.
Seperti yang dilakukan Serka Tri Mulyono, Babinsa Desa Mojomati, Koramil Tipe B 0802/16 Jetis. Ia aktif menyambangi warga untuk memastikan kondisi sosial tetap kondusif sekaligus menyerap aspirasi dari bawah.
“Komunikasi sosial bersama warga desa binaan merupakan tugas pokok yang rutin kami lakukan,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran Babinsa di lapangan bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi permasalahan di masyarakat. Dengan interaksi yang intens, Babinsa dapat memantau perkembangan situasi wilayah secara langsung.
“Melalui komsos ini, kami berharap bisa mempererat silaturahmi, memantau kondisi desa, membantu kesulitan warga, serta mendukung program pembangunan,” imbuhnya.
Pendekatan humanis yang dilakukan Babinsa dinilai efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat. Di sisi lain, peran ini juga menjadi jembatan antara pemerintah dengan warga dalam memastikan setiap program berjalan tepat sasaran.
Di tengah dinamika sosial pedesaan, komsos bukan hanya rutinitas, tetapi menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.(Nang/Humas).

Posting Komentar