Puncak Kunjungan Lebaran, Rutan Ponorogo Disesaki Ratusan Pembesuk


PONOROGO, SINYALINDONESIA
— Gelombang kunjungan keluarga warga binaan mencapai titik tertinggi pada hari terakhir layanan Idul Fitri 1448 H di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo, Senin (23/3/2026). Ratusan orang memadati area rutan sejak pagi, menandai kuatnya ikatan emosional yang tak terputus meski terhalang jeruji.

Layanan kunjungan dibagi dalam dua sesi, pagi hingga siang dan dilanjutkan siang hingga sore. Skema ini diterapkan untuk meredam lonjakan pengunjung yang setiap tahunnya selalu memuncak di hari terakhir Lebaran.

Data rekapitulasi menunjukkan, sebanyak 93 warga binaan menerima kunjungan keluarga. Rinciannya, 84 warga binaan laki-laki dan 9 perempuan. Sementara jumlah pembesuk mencapai 289 orang, terdiri dari 126 laki-laki dewasa, 121 perempuan dewasa, serta 42 anak-anak.

Kepala Rutan Ponorogo, Muhammad Agung Nugroho, menyebut tingginya angka kunjungan menjadi cermin kuatnya dukungan keluarga bagi warga binaan. “Ini bukan sekadar kunjungan, tapi energi moral bagi mereka untuk tetap kuat dan menjalani pembinaan dengan baik,” ujarnya.

Menurut Agung, pihaknya telah mengantisipasi lonjakan ini dengan pengaturan sesi, penambahan personel pengawasan, serta pengetatan prosedur layanan. Hasilnya, seluruh rangkaian kunjungan sejak hari pertama hingga puncak terakhir berjalan tertib, aman, dan kondusif.

Di balik padatnya antrean, terselip cerita haru. Pertemuan singkat antara warga binaan dan keluarga menjadi momen melepas rindu yang lama terpendam. Bagi sebagian anak, ini adalah satu-satunya kesempatan di hari raya untuk bertemu orang tua mereka.

Berakhirnya layanan kunjungan Idul Fitri ini menjadi penutup rangkaian Lebaran di Rutan Ponorogo. Namun lebih dari itu, momentum ini diharapkan menjadi penguat semangat bagi warga binaan untuk berubah, sekaligus pengingat bahwa di luar sana, keluarga tetap menanti mereka pulang dengan versi terbaik.(Nang/humas).

0/Post a Comment/Comments

Sinyal Indonesia

Dilihat :