PONOROGO, SINYALINDONESIA – Di tengah suasana hangat Idul Fitri 1447 H, jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo memperkuat ikatan kekeluargaan melalui layar virtual. Pada Senin (30/3), seluruh elemen Rutan Ponorogo menyatu dalam agenda Silaturahmi Nasional yang digelar oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Republik Indonesia.
Bertempat di ruang Sekretariat, Kepala Rutan Ponorogo bersama jajaran pejabat struktural dan staf mengikuti prosesi yang mengusung tema “Silaturahmi Menguatkan Kebersamaan.” Meski terpisah jarak dengan pusat, atmosfer kekhidmatan tetap terasa kental saat seremoni saling memaafkan berlangsung serentak di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Indonesia.
Esensi di Balik Layar
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini bukan sekadar rutinitas seremonial. Bagi Rutan Ponorogo, momentum ini menjadi titik balik untuk membasuh ego dan memperkuat sinergi pasca-Ramadan. Arahan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menjadi suplemen moral bagi para petugas di daerah untuk menjaga integritas pelayanan.
Kepala Rutan Ponorogo menegaskan bahwa spirit Idul Fitri harus bertransformasi menjadi energi profesionalisme.
“Silaturahmi ini adalah jembatan untuk memperkuat komitmen. Kita kembali ke fitrah dengan semangat baru untuk memberikan pelayanan publik yang lebih transparan dan humanis kepada masyarakat maupun warga binaan,” ujarnya di sela-sela acara.
Refleksi Kebersamaan
Ulasan singkat ini memotret bagaimana teknologi mampu menjembatani tradisi. Melalui kanal YouTube dan platform virtual, koordinasi lintas wilayah di bawah Kantor Wilayah Jawa Timur terjalin tanpa sekat. Acara ditutup dengan penuh kehangatan, menandai kesiapan Rutan Ponorogo untuk kembali tancap gas dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan dengan soliditas yang lebih kokoh.(Nang/Humas).

Posting Komentar