PONOROGO, SINYALINDONESIA — Menghadapi Bulan Suci Ramadan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo mulai mematangkan pola kerja dan mekanisme layanan. Langkah itu ditempuh melalui rapat internal yang digelar Selasa (10/2/2026) di ruang rapat rutan.
Rapat dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Ponorogo, M. Agung Nugroho, dan diikuti jajaran pejabat struktural serta staf. Agenda utama rapat ini adalah menyamakan persepsi sekaligus memastikan kesiapan seluruh lini dalam menghadapi dinamika pelayanan, pembinaan, dan pengamanan selama bulan puasa.
Sejumlah skema dibahas, mulai dari penyesuaian jam kerja, mekanisme layanan kunjungan, penguatan pembinaan kepribadian dan kerohanian warga binaan, hingga pengamanan rutan agar tetap berjalan optimal selama Ramadan.
Agung menegaskan, Ramadan memiliki karakteristik khusus yang menuntut kesiapan ekstra seluruh jajaran. Koordinasi dan disiplin menjadi kunci agar layanan tetap berjalan tertib, aman, dan humanis.
“Ramadan menuntut pengaturan yang lebih matang. Keamanan harus tetap terjaga, namun pelayanan dan pembinaan kepada warga binaan juga tidak boleh kendor,” ujar Agung.
Ia menambahkan, bulan puasa harus dimaknai sebagai momentum penguatan pembinaan spiritual bagi warga binaan, tanpa mengabaikan stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam rutan.
Melalui rapat internal tersebut, Rutan Kelas IIB Ponorogo menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pemasyarakatan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pembinaan, sejalan dengan semangat pemasyarakatan humanis selama Bulan Suci Ramadan.(Nang/Humas)

Posting Komentar