
Anggota TNI dibantu warga bau membahu gotong royong bersihkan meterial longsor
PONOROGO, SINYALINDONESIA – Semangat gotong royong kembali membara di wilayah selatan Bumi Reog. Pasca longsornya tebing setinggi 5 meter yang melumpuhkan akses utama penghubung Desa Baosan Lor dan Desa Baosan Kidul, Kecamatan Ngrayun, personil TNI dari Koramil 0802/21 Ngrayun bersama warga langsung tancap gas melakukan evakuasi, Sabtu (21/02).
Hujan deras yang mengguyur pada Jumat sore menjadi pemicu rontoknya material tanah yang menutup total badan jalan. Akibatnya, urat nadi transportasi warga sempat mati total. Namun, kondisi ini tidak dibiarkan berlarut-larut.
Sinergi Tanpa Batas di Medan Berlumpur
Di bawah komando Danramil Tipe B 0802/21 Ngrayun, Kapten Inf Parwoto, operasi pembersihan dilakukan dengan melibatkan berbagai elemen. Tidak hanya TNI, nampak di lokasi petugas Dinas PU, relawan Tagana, perangkat desa, hingga puluhan warga setempat bahu-membahu menyingkirkan gundukan tanah.
"Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Begitu koordinasi matang, kita langsung terjunkan personil untuk memastikan aktivitas warga tidak terhambat terlalu lama," tegas Kapten Inf Parwoto di sela-sela kegiatan.
Jalur Kembali Normal
Perjuangan melawan material longsor yang licin dan tebal tersebut akhirnya membuahkan hasil. Melalui kerja keras kolektif, jalur yang sebelumnya tertutup total kini sudah bisa kembali dilalui oleh kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.
Keterlibatan aktif anggota Kodim Ponorogo dalam musibah ini kembali membuktikan bahwa TNI bukan sekadar penjaga kedaulatan, melainkan solusi nyata di tengah kesulitan masyarakat. Kini, warga Baosan Lor dan Kidul bisa kembali tersenyum lega karena akses ekonomi dan mobilitas mereka telah pulih seperti sedia kala.
Penulis : Nanang
Posting Komentar