PONOROGO, SINYALINDONESIA — Upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat terus dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang diikuti Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (14/1/2026).
Bertempat di area kunjungan Rutan Ponorogo, sosialisasi ini menjadi ruang edukasi sekaligus refleksi bagi warga binaan agar lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan selama menjalani masa pembinaan. Kegiatan disampaikan oleh tiga peserta magang dengan metode presentasi yang dikemas ringan dan komunikatif.
Materi PHBS menekankan pentingnya kesadaran personal dalam menjaga kesehatan, mulai dari kebersihan diri, kebiasaan cuci tangan pakai sabun, penggunaan jamban sehat, hingga menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah. Prinsip sederhana itu diyakini menjadi fondasi penting dalam mencegah penyakit dan menciptakan hunian yang bersih serta nyaman di dalam rutan.
Agar materi tidak berhenti sebagai teori, sosialisasi juga diselingi fun game dan sesi interaktif. Suasana pun terasa lebih hidup. Warga binaan diajak aktif berdiskusi dan memahami bahwa pola hidup sehat adalah tanggung jawab bersama, bukan sekadar aturan yang dipaksakan.
Kepala Rutan Kelas IIB Ponorogo, M. Agung Nugroho, menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen rutan dalam membangun lingkungan pemasyarakatan yang humanis dan sehat.
“Kami sangat mendukung sosialisasi PHBS ini. Dengan pemahaman yang baik, warga binaan diharapkan mampu menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam keseharian, sehingga lingkungan rutan tetap bersih, sehat, dan kondusif,” ujarnya.
Melalui edukasi PHBS ini, Rutan Ponorogo tak hanya membina dari sisi kedisiplinan, tetapi juga menanamkan kesadaran hidup sehat sebagai bekal penting bagi warga binaan, baik selama menjalani masa pidana maupun saat kembali ke tengah masyarakat nanti.(Nang/Humas).

Posting Komentar