
M. Agung Nugroho, Karutan Ponorogo serahkan bansos
MADIUN, SINYALINDONESIA — Semangat pembinaan dan kepedulian sosial mewarnai rangkaian kegiatan di Lapas Kelas I Madiun, Rabu (31/12). Kepala Rutan Kelas IIB Ponorogo, M. Agung Nugroho, turut hadir dalam agenda yang menggabungkan pembinaan rohani, peningkatan layanan kesehatan, hingga aksi sosial bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan diawali dengan Wisuda Al-Qur’an bagi Warga Binaan. Lantunan ayat suci yang dibacakan para warga binaan menjadi simbol keberhasilan pembinaan rohani di balik tembok pemasyarakatan. Program ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya membentuk pribadi yang lebih baik, berakhlak, dan siap kembali ke tengah masyarakat.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan peresmian Klinik Lapas Kelas I Madiun oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur. Kehadiran klinik ini mempertegas komitmen pemasyarakatan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang layak, humanis, dan bermartabat bagi Warga Binaan.
Sebagai penutup, suasana keakraban tercipta dalam makan bersama dan bakti sosial dengan para pengemudi ojek online di sekitar lapas. Bantuan yang dibagikan menjadi wujud nyata bahwa pemasyarakatan tidak hanya bekerja di balik pagar, tetapi juga hadir dan peduli terhadap denyut kehidupan masyarakat.
Karutan Ponorogo, M. Agung Nugroho, menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan wajah pemasyarakatan yang terbuka dan inklusif.
“Pemasyarakatan tidak hanya fokus pada pembinaan di dalam, tetapi juga harus memberi manfaat dan kepedulian bagi lingkungan sekitar. Kebersamaan dan berbagi adalah nilai yang ingin terus kami hidupkan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ini menjadi potret bahwa pemasyarakatan bukan semata soal pengamanan, melainkan tentang pembinaan, kemanusiaan, dan kepedulian sosial—nilai yang relevan dan dibutuhkan di tengah masyarakat hari ini.(Nang/Humas).
Posting Komentar