PONOROGO, SINYALINDONESIA — Rutan Kelas IIB Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat. Melalui program Pengabdian IMIPAS untuk Negeri, jajaran Rutan melakukan renovasi dan pembersihan total Mushola Junnatul Millah di Kelurahan Surodikraman. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Bhakti Kemenimimpas ke-1, dengan mengangkat semangat “Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa.”
Sejak pukul 08.00 WIB, puluhan pegawai Rutan Ponorogo turun tangan melakukan kerja bakti. Rumput liar dibersihkan, halaman dirapikan, tembok dan pagar mushola dicat ulang, hingga area wudu dan interior mushola kembali kinclong. Nuansa gotong royong terasa kuat, seperti kerja sosial di kampung yang hangat dan penuh kebersamaan.
Kepala Rutan Ponorogo, M. Agung Nugroho, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bentuk kepedulian yang ingin terus mereka hadirkan.
“Pengabdian IMIPAS untuk Negeri adalah wujud komitmen kami untuk memberi manfaat nyata. Mushola ini menjadi tempat ibadah masyarakat, dan kami ingin memastikan kondisinya nyaman serta membawa keberkahan bagi warga,” ujarnya.
Di tengah padatnya tugas pemasyarakatan, aksi sosial ini menunjukkan wajah lain Rutan Ponorogo—lebih humanis, lebih dekat dengan masyarakat. Program ini juga menjadi jembatan mempererat hubungan dengan lingkungan sekitar, sekaligus menegaskan bahwa lembaga pemasyarakatan bukan hanya tempat pembinaan warga binaan, tetapi juga bagian dari komunitas yang ikut menjaga fasilitas publik.
Dengan renovasi ini, Mushola Junnatul Millah kini tampak lebih asri dan layak. Warga pun menyambut positif gerakan kecil namun berdampak besar tersebut. Semangat pengabdian itu diharapkan terus hidup, menjadi inspirasi bagi institusi lain untuk mengambil peran nyata dalam pembangunan sosial di Ponorogo. (Nang).

Posting Komentar