Geledah Kafe dan Money Changer di Jaksel, Polisi Usut Jejak Uang Kasus Korupsi dan TPPU


JAKARTA, SINYALINDONESIA
— Kortas Tipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya menggeledah sejumlah lokasi di Jakarta Selatan, termasuk kafe de’CLAN Signature dan Koin Money Changer di kawasan Cipete, Cilandak, Rabu (8/7/2026). Penggeledahan ini menjadi bagian dari operasi serentak di delapan titik dalam rangka pengusutan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Kakortas Tipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto menyatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari joint investigation antara Kortas Tipidkor dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Fokus penyidikan mengarah pada aliran dana dalam sejumlah perkara besar, termasuk dugaan korupsi tata kelola batu bara yang disebut berkaitan dengan insiden blackout.

“Penggeledahan ini untuk memperkuat alat bukti dalam proses penyidikan perkara korupsi dan pencucian uang,” ujar Totok.

Selain itu, penyidik juga menelusuri keterkaitan dengan kasus lama seperti dugaan korupsi Asabri dan Jiwasraya periode 2020–2025, serta perkara pencucian uang dalam penyelesaian utang antara PT CBS dan PT KNI.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Victor Dean Mackbon menambahkan, penyidikan berangkat dari dua laporan yang mengindikasikan adanya praktik suap dan pencucian uang yang melibatkan penyelenggara negara.

“Peristiwa terjadi dalam kurun 2020 sampai 2025 di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Sejumlah pasal disangkakan dalam perkara ini, antara lain Pasal 12 huruf e dan b UU Tipikor, serta ketentuan dalam UU TPPU. Penyidik kini fokus mengurai pergerakan dana dan keterkaitan antar pihak yang diduga terlibat.

Penggeledahan di kafe dan money changer diduga bukan tanpa alasan. Dua lokasi ini disinyalir menjadi titik strategis dalam perputaran dan penyamaran aliran dana. Polisi membuka kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.

Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan barang bukti dan belum mengumumkan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun, penggeledahan serentak di delapan lokasi mengindikasikan perkara ini bukan kasus kecil.

“Upaya lanjutan akan segera kami sampaikan sesuai perkembangan penyidikan,” kata Victor.(Nang/Humas).

0/Post a Comment/Comments

Sinyal Indonesia

Dilihat :