
M. Agung Nugroho, Karutan Ponorogo ketika hadiri acara Halal Bihalal
SURABAYA, SINYALINDONESIA — Momentum Halal Bihalal dimanfaatkan jajaran pemasyarakatan Jawa Timur untuk memperkuat soliditas dan meneguhkan komitmen integritas. Kepala Rutan Ponorogo bersama Ketua PIPAS Rutan Ponorogo turut hadir dalam kegiatan yang digelar Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur, Sabtu (4/4), di Lapas Kelas I Surabaya.
Kegiatan ini tidak sekadar seremoni pasca-Lebaran. Lebih dari itu, forum ini menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh Kepala UPT dan Ketua PIPAS se-Jawa Timur untuk menyatukan langkah menghadapi tantangan pemasyarakatan yang kian kompleks.
Suasana berlangsung khidmat namun hangat. Tausiah keagamaan yang mengawali acara menekankan pentingnya menjaga silaturahmi, memperkuat integritas, serta menanamkan nilai kebersamaan dalam setiap lini tugas. Pesan moral ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pemasyarakatan tak hanya bertumpu pada sistem, tetapi juga pada karakter dan komitmen SDM-nya.
Sorotan lain dalam kegiatan ini adalah pemberian penghargaan kepada pegawai berprestasi, khususnya yang berhasil menggagalkan peredaran narkoba di dalam lingkungan lapas dan rutan. Apresiasi tersebut menjadi sinyal tegas bahwa perang terhadap narkoba di dalam tembok pemasyarakatan masih menjadi prioritas utama.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur menegaskan, Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan. Ia menyebutnya sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan kekompakan antarunit pelaksana teknis.
“Soliditas adalah kunci. Dengan kebersamaan yang kuat, pelaksanaan tugas akan lebih optimal, profesional, dan berintegritas,” ujarnya.
Bagi Rutan Ponorogo, kehadiran dalam forum ini menjadi bagian dari upaya aktif membangun jejaring dan memperkuat koordinasi lintas wilayah. Harapannya, sinergi yang terjalin tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut dalam kerja nyata di lapangan.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama—simbol sederhana namun sarat makna tentang pentingnya kebersamaan dalam menjaga marwah institusi pemasyarakatan.(Nang/Humas).
Posting Komentar