JAKARTA, SINYALINDONESIA – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan bakti kesehatan yang dipadukan dengan gerakan pangan murah bagi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (13/3/2026) itu menyasar sekitar 3.000 warga dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.
Ribuan penerima manfaat tersebut terdiri dari pengemudi ojek online (ojol), buruh, serta berbagai unsur masyarakat seperti Banser, Kokam, Pokdar Kamtibmas, Linmas, Ormas FBR, Ormas GRIB, hingga petugas PPSU.
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat menjelang Lebaran, saat kebutuhan ekonomi rumah tangga biasanya meningkat.
Wakapolri Dedi Prasetyo menegaskan bahwa Polri ingin hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Selain gerakan pangan murah, kita juga menyelenggarakan kegiatan bakti kesehatan. Kita akan melayani semua kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pangan maupun kesehatan,” ujarnya saat meninjau langsung kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut, Polri menurunkan tim medis yang terdiri dari 10 dokter umum, satu dokter spesialis penyakit dalam, serta 30 tenaga kesehatan yang meliputi perawat dan analis laboratorium.
Masyarakat yang hadir mendapatkan layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi dokter spesialis, pemeriksaan mata sekaligus pembagian kacamata baca, serta pemeriksaan laboratorium seperti gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Sebanyak 400 kacamata baca juga dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Untuk mendukung pelayanan medis, tujuh unit ambulans turut disiagakan selama kegiatan berlangsung.
Selain layanan kesehatan, masyarakat juga dapat membeli kebutuhan pokok melalui Gerakan Pangan Murah hasil sinergi Polri dengan Perum Bulog. Beras, minyak goreng, dan gula dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi antara Polri dan Bulog menjadi bukti negara hadir membantu masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.
“Program seperti ini bukan hanya kegiatan ekonomi, tetapi juga stimulus sosial yang memberikan rasa aman bagi masyarakat,” katanya.
Kegiatan yang berlangsung hangat itu juga memperlihatkan kedekatan aparat kepolisian dengan masyarakat. Personel Polri terlihat membantu warga saat pemeriksaan kesehatan hingga mengangkut paket bahan pokok.
Program bakti kesehatan dan gerakan pangan murah ini tidak hanya digelar di Jakarta, tetapi juga dilaksanakan secara serentak hingga tingkat Polres di berbagai daerah. Melalui kegiatan tersebut, Polri berharap masyarakat dapat menyambut Idulfitri dengan kondisi lebih sehat dan kebutuhan pokok yang lebih terjangkau.(Nang/Humas).

Posting Komentar